Teori Pembentukan Alam Semesta

Advertisements

Teori Pembentukan Alam Semesta

Alam semesta adalah rumah bagi Bumi, Tata Surya, planet, galaksi dan berbagai bintang. Namun, bagaimana alam semesta ini dapat terbentuk?

Setelah banyak penelitian dilakukan oleh para ahli dengan tujuan mengetahui pembentukan alam semesta maka penelitian itu menghasilkan beberapa teori. Berikut adalah beberapa Teori Pembentukan Alam Semesta.

Teori Keadaan Tetap (steady state theory)

Teori ini menyatakan alam semesta tidak memiliki awal dan tidak memiliki akhir. Alam semesta tetap sama sepanjang waktu. Sir Fred Hoyle adalah pencetus teori ini. Ia mengatakan alam semesta tidak terbatas dalam waktu dan memiliki kondisi yang sama dengan sebelumnya dan sekarang. Menurutnya, tidak ada galaksi baru yang terbentuk. Namun, teori ini memiliki banyak celah. Sebagai contoh, ketika teori ini mengatakan alam semesta tidak berubah dalam waktu, ada bukti bahwa alam semesta berkembang dan bintang baru lahir

Advertisements

Teori keadaan tetap sangat populer di awal abad ke-20. Namun, teori ini ditolak oleh beberapa kosmolog dan lainnya. Penyangkalan ini muncul karena ada beberapa kebenaran dalam teori ledakan atau Big Bang (teori Big Bang) dan ada batasan usia di alam semesta. Tidak hanya dua hal ini yang menyebabkan penolakan teori ini, tetapi juga keberadaan radiasi gelombang mikro kosmik yang diprediksi oleh model yang diturunkan dari teori Big Bang.

Pembentukan Alam Semesta-Teori Keadaan Tetap (steady state theory)
Teori Keadaan Tetap (steady state theory)

Teori Ledakan Besar (the big bang theory)

Menurut teori ini, pembentukan alam semesta terjadi sekitar 13,7 miliar tahun yang lalu. Menurut George Lemaitre, dahulu terdapat galaksi-galaksi yang saling berdekatan. Galaksi-galaksi berasal dari massa tunggal yang menyimpan suhu dan energi yang sangat besar. Hal ini menimbulkan ledakan yang maha dahsyat hingga menghancurkan massa tunggal tersebut. Akibat ledakan tersebut, banyak materi yang terlontar ke segala penjuru semesta dalam bentuk serpihan serpihan. Inilah asal mula terbentuknya jagat raya. Teori ini dapat dijelaskan dengan menggunakan rumus relativitas Albert Einstein.

Pembentukan Alam Semesta-Teori Ledakan Besar (the big bang theory)
Teori Ledakan Besar (the big bang theory)
Advertisements